­
­

Maaf

imMha_HanIb Mataku memerah saat ia mulai membelai rambutku. Air  mataku terjatuh ketika ia menuturkan kalimat hatinya. Aku tersedu mendengar harapan-harapannya. “Ya Tuhan, kenapa aku begitu jauh dari semua harapnya!” Meski tak terlihat. Walau wajah tak saling pandang. Dan walau benci aku padanya. Ia tetap kusayangi. Mungkin karenanya, aku terlahir ke bumi. Atau mungkin karena ia memang patut untuk dicintai. Entahlah! ***** Perasaan itu....

Continue Reading

lapangan Andi Makkasau

mengukir petak sejarah di lapangan ...

Continue Reading

SANDIWARA PEMILU

Hari ini aku sibuk sekali.  Tak ingat sudah berapa kali aku berlari kesana-kemari, menemui orang itu dan ini, mengurus itu dan itu, dan masih banyak lagi. Pokoknya, aku sibuk sekali. Seperti para menteri-menteri yang duduk di kursi mewah milik Negaraku. Negeri yang telah kudiami selama 14 tahun bersama teman-teman kecilku yang lain. Di sebuah tempat tinggal yang bagi kami “nyaman”, tapi kalau kalian...

Continue Reading

belajar mensyukuri nikmat

14 september 2011 (21.33 WITA) Di bawah naungan rembulan. Diselimuti angin malam.  Dengan kecepatan yang tak terlalu tinggi, aku mengendarai motor biru, pinjaman dari temanku. Meskipun dingin, juga segelumit rasa takut karena aku seorang perempuan, aku tetap berkendara di malam hari,  tepatnya tiap tiga malam seminggu. Mencari nafkah, itulah kata-kata yang bisa kuberikan sebagai alasan. Bahwa aku pun ...

Continue Reading

Aku Jatuh Cinta???

Masya Allah…Apakah ini rasa cinta yang dikaruniakan Allah padaku? Saat  aku telah terbangun oleh hidayah Sang khaliq, tiap gerak ini selalu kujaga. Aku tak mau lagi terjatuh dalam tempat dan kesalahan yang sama. Cukuplah dulu aku menjadi orang yang amat jauh dariNya. Kehidupan bebas ala remaja kulalui tanpa tahu Dia akan marah. Tapi, itu dulu. Ya…masa jahiliah, kata mereka. “Bertaubatlah ukhti. Bertaubat dari...

Continue Reading

saat pertama kali menginjakkan kaki di "calon sekolah"ku

Blogger news